Ternate, Delangi.com– Persoalan akses pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan kembali menjadi perhatian setelah seorang ibu hamil dengan usia kandungan sembilan bulan di Pulau Moti harus menunggu sekitar enam jam sebelum akhirnya mendapat rujukan ke Kota Ternate.

Keterlambatan proses evakuasi dan rujukan tersebut memunculkan kembali kritik terhadap kesiapan sistem layanan kesehatan di kawasan kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan sarana transportasi medis.

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat mengenai kecepatan respons pelayanan bagi pasien dalam kondisi darurat, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil yang membutuhkan penanganan cepat dan fasilitas rujukan yang memadai.

Kasus tersebut juga memperkuat desakan agar pemerintah melakukan evaluasi terhadap mekanisme rujukan, ketersediaan armada kesehatan, serta pemerataan akses layanan bagi warga di wilayah kepulauan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter