Delangi, Malut United FC secara resmi mengumumkan Hendri Sosilo sebagai pelatih kepala (head coach) baru untuk musim 2025–2026. Pria kelahiran Samarinda, 11 Desember 1965, yang kini berusia 59 tahun itu didapuk menjadi juru taktik anyar Laskar Kie Raha.

Penunjukan Hendri menimbulkan beragam spekulasi di kalangan pecinta sepak bola Maluku Utara. Pasalnya, rekam jejak Hendri saat menukangi Semen Padang FC pada Maret 2024 dinilai kurang impresif. Dalam empat pertandingan awal musim 2024/2025 bersama klub berjuluk Kabau Sirah, ia hanya mampu mencatat satu kemenangan, sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan.

Rinciannya, Semen Padang tumbang 1-3 dari Borneo FC, kalah 0-2 dari Bali United, serta takluk 1-2 dari Malut United. Satu-satunya kemenangan diraih saat menjamu PSS Sleman dengan skor tipis 1-0. Rentetan hasil buruk itu membuat Hendri harus angkat kaki dari kursi pelatih Semen Padang.

Meski demikian, Hendri masih menjadi salah satu pelatih lokal yang tetap bertahan di kompetisi Super League Indonesia (SLI). Namun, pengumuman resmi Malut United melalui akun Instagram mereka justru memicu gelombang reaksi dari para penggemar.

Salah satu akun bernama @piringputih menulis, “Admin Malut United bisa ungkap alasan kenapa pelatihnya harus Hendra Sosilo? Bisa berikan penjelasan semacam statistik yang membuktikan kalau beliau layak menjadi nahkoda Malut United?”

Komentar bernada skeptis juga datang dari akun @zill2809 yang menulis, “Target juara tapi pelatih… ”, sementara akun @galerifootball6 mempertanyakan, “Kok kayak ragu sama pelatih lokal?”

Tak ketinggalan, akun @ariefarmans melontarkan sindiran tajam, “Penumpangnya berlian, pilotnya baru belajar. Ngeri, semoga selamat,” tulisnya disertai emoji tepuk tangan.

Reaksi beragam ini menunjukkan bahwa keputusan manajemen Malut United mengangkat Hendri Sosilo masih menyisakan tanda tanya besar di kalangan suporter yang berharap klub dapat bersaing di papan atas musim depan.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter