Ternate, Delangi.com- Malut United harus pulang tanpa poin usai takluk 1-4 dari Bali United dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (19/4) malam.
Meski skor akhir menunjukkan kemenangan telak tuan rumah, kubu Malut United menilai jalannya pertandingan turut dipengaruhi sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan tim tamu.
Sejak menit awal, Malut United tampil menekan. Pada awal laga, Taufik Rustam sempat menciptakan situasi yang berpotensi berbuah penalti, namun setelah ditinjau melalui VAR, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran.
Tim berjuluk Laskar Kie Raha justru sempat unggul lebih dulu pada menit ke-32 lewat gol Ciro Alves yang memaksimalkan umpan Taufik Rustam. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Bali United menyamakan skor melalui eksekusi penalti Teppei Yachida pada menit ke-40.
Babak pertama berakhir imbang 1-1.
Pada babak kedua, Malut United sempat mengendalikan permainan. Namun momentum berubah saat Bali United mencetak gol kedua melalui Joao Ferrari pada menit ke-63 dari situasi bola mati, yang berawal dari keputusan pelanggaran yang diprotes pemain Malut United. Setelah itu, tuan rumah semakin menjauh lewat tambahan gol Boris Kopitovic pada menit ke-67 dan Thijmen Goppel pada menit ke-77.
Pelatih kepala Hendri Susilo menyayangkan hasil pertandingan dan menilai keputusan-keputusan wasit memberi dampak besar terhadap ritme permainan timnya. Ia menyebut anak asuhnya kehilangan sentuhan akibat berbagai situasi kontroversial sepanjang laga.
Malut United juga sempat kembali mengajukan protes atas dugaan handball di kotak penalti, tetapi hasil tinjauan VAR kembali tidak mengubah keputusan wasit.
Perwakilan pemain, Angga Saputro, mengatakan seluruh pemain sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini membuat Malut United tertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan 46 poin, sekaligus tergeser dari empat besar. Namun peluang kembali bersaing masih terbuka dengan enam laga tersisa.
Selanjutnya, Malut United dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Kamis (23/4).



Tinggalkan Balasan