Halmahera Selatan, Delangi.com – Suasana mencekam terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan setelah bentrokan pecah antara warga Desa Babang di Kecamatan Bacan Timur dan Desa Tawa di Kecamatan Bacan Timur Tengah pada Minggu malam (21/9/2025). Insiden ini dipicu oleh perkelahian antar-remaja yang kemudian merembet menjadi konflik antarwarga.
Menurut informasi yang dihimpun, keributan bermula di sebuah lokasi wisata di Desa Babang, ketika sekelompok remaja dari kedua desa terlibat perkelahian. Peristiwa itu mengakibatkan salah seorang remaja asal Desa Tawa mengalami luka di bagian kepala.
Situasi semakin panas ketika sekitar pukul 20.50 WIT, sekelompok warga Desa Tawa mendatangi Desa Babang dengan membawa senjata tajam untuk mencari pelaku pemukulan. Kehadiran mereka dihadang oleh warga Desa Babang, sehingga terjadi aksi saling serang antara kedua kelompok.
Hingga kini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerugian materi akibat bentrokan tersebut. Namun, ketegangan yang terjadi sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat sekitar.
Kapolres Halmahera Selatan langsung menurunkan aparat keamanan ke lokasi kejadian untuk meredam bentrokan. Polisi juga masih melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi para provokator dan pelaku utama dalam insiden tersebut.
“Kami mengimbau kepada masyarakat kedua desa untuk tetap menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. Aparat akan menindak tegas siapa pun yang terbukti menjadi pemicu bentrokan,” ujar salah satu pejabat Polres Halmahera Selatan saat dikonfirmasi.
Pemerintah daerah bersama tokoh masyarakat kini juga ikut turun tangan untuk melakukan mediasi, dengan harapan konflik tidak kembali meluas dan situasi segera kondusif.



Tinggalkan Balasan