Delangi.com – Polemik mengenai keaslian ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat dan menuai perdebatan di ruang publik. Namun, organisasi pemuda GK GENZ menegaskan bahwa generasi muda Indonesia menilai kepemimpinan bukan dari ijazah, melainkan dari kinerja, integritas, dan kontribusi nyata.
Juru Bicara GK GENZ, Firdaus Brian Permana Putra, menyebut isu ijazah hanyalah bagian dari manuver politik yang tidak bermanfaat bagi bangsa.
“Isu ijazah Pak Jokowi dan Mas Gibran itu isu murahan, ada yang mengorkestrasi. Kami menghimbau anak muda agar melek literasi digital dan tidak mudah terjebak FOMO berita yang belum tentu benar,” tegas Firdaus dalam keterangan resminya.
Firdaus menekankan pentingnya literasi digital di kalangan generasi muda, agar tidak gampang terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya.
“Kami mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Anak muda harus tetap optimis menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
GK GENZ juga menyerukan agar masyarakat, khususnya kalangan muda, lebih fokus pada kontribusi nyata pemimpin dalam membangun bangsa ketimbang memperdebatkan isu personal yang tidak berdampak pada kualitas kepemimpinan.
Dengan demikian, generasi muda diharapkan tetap menjaga sikap kritis namun produktif, serta mendorong arah politik yang sehat demi masa depan Indonesia.



Tinggalkan Balasan