Hiri, Delangi.com – Hingga awal Januari 2026, rumah warga di Kelurahan Dorari Isa, Pulau Hiri, Kota Ternate, yang mengalami kerusakan parah akibat hujan lebat dan angin kencang, belum juga mendapat perbaikan berarti.
Kondisi bangunan masih sama seperti sesaat setelah bencana terjadi.
Peristiwa alam tersebut menimpa rumah milik Sahil, salah satu warga setempat. Meski sebelumnya Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan akan menanggung kebutuhan perbaikan rumah sesuai arahan Sekretaris Daerah, realisasi bantuan dinilai jauh dari harapan.
Kekecewaan itu disampaikan Bobi, anak Sahil, saat ditemui di lokasi rumah pada Minggu, 4 Januari 2026. Ia mengatakan bantuan yang diberikan pemerintah tidak sebanding dengan tingkat kerusakan rumah yang tergolong berat.
“Di awal, kami dijanjikan seluruh kerusakan akan ditangani. Namun yang diterima tidak sesuai dengan pernyataan tersebut,” ujar Bobi.
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan Pemkot Ternate melalui BPBD hanya sebesar Rp8 juta.
Dana itu, menurutnya, hanya cukup untuk membeli sekitar dua kubik kayu balok, sementara kebutuhan material lainnya masih belum terpenuhi.
“Uang itu baru cukup untuk kayu balok saja. Padahal masih banyak kebutuhan lain yang belum ada,” katanya.
Bobi merinci sejumlah material yang hingga kini belum direalisasikan, seperti tambahan kayu balok satu kubik, seng sekitar 100 lembar, besi staf sebanyak 30 batang, serta 25 sak semen.
Seluruh material tersebut sangat dibutuhkan agar perbaikan rumah dapat dilakukan sesuai tingkat kerusakan.
“Kalau disesuaikan dengan kondisi rumah, jelas bantuan itu tidak mencukupi,” tegasnya.
Meski merasa kecewa, Bobi mengaku masih menyimpan harapan adanya bantuan lanjutan dari pihak-pihak yang sebelumnya sempat meninjau lokasi. Ia juga berharap pemerintah lebih berhati-hati dalam menyampaikan janji kepada warga terdampak bencana.
“Kami tetap berterima kasih atas bantuan yang ada, meskipun jumlahnya terbatas. Tapi ke depan, jangan memberi harapan berlebihan. Kalau memang hanya mampu segitu, sampaikan sesuai kemampuan,” tutup Bobi.



Tinggalkan Balasan