Ternate, Delangi.com – Pemerintah Kota Ternate mencatat kinerja positif dalam penerimaan pajak daerah pada triwulan IV 2025.
Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) melaporkan realisasi pajak daerah telah melampaui target yang ditetapkan tahun ini.
Hingga Selasa (23/12/2025), realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp100,18 miliar atau 100,42 persen dari target sebesar Rp99,768 miliar.
Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, menyatakan capaian tersebut masih berpotensi meningkat hingga akhir tahun anggaran.
“Dengan sisa waktu sekitar dua pekan, kami optimistis penerimaan pajak daerah masih akan bertambah,” ujar Mochtar.
Ia menjelaskan, sejumlah jenis pajak mencatat realisasi di atas target. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), misalnya, melampaui target Rp8 miliar dengan realisasi Rp8,55 miliar.
Sementara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) mencatat realisasi Rp9,83 miliar, jauh di atas target Rp6,75 miliar.
Selain itu, peningkatan penerimaan juga terjadi pada sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu, termasuk makanan dan minuman serta jasa lainnya.
Menurut Mochtar, tren positif tersebut menunjukkan stabilitas dan perbaikan kinerja penerimaan pajak daerah hingga menjelang penutupan tahun anggaran.
Sumber pajak daerah Kota Ternate berasal dari berbagai sektor, antara lain PBB, BPHTB, pajak barang dan jasa tertentu, pajak reklame, pajak air tanah, serta opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Ia menambahkan, sebagai daerah yang tidak memiliki sektor pertambangan, Ternate mengandalkan sektor perdagangan dan jasa sebagai tulang punggung pendapatan pajak.
“Pajak daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan kota, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, hingga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mochtar.
Tingginya realisasi pajak daerah, lanjut dia, juga dipengaruhi oleh intensifikasi penagihan, terutama dalam penyelesaian tunggakan pajak pada triwulan akhir tahun.
Saat ini, pajak daerah berkontribusi sekitar 85 persen terhadap total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate dan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan jalan serta pembenahan sarana dan prasarana perkotaan.
Untuk mengoptimalkan penerimaan, BP2RD terus melakukan inovasi pelayanan, salah satunya dengan membuka layanan Pojok Pajak setiap akhir pekan di kawasan Car Free Day Taman Nukila.
Selain itu, BP2RD juga bekerja sama dengan BPRS Bahari Berkesan dalam penerapan sistem pembayaran dan pemantauan pajak secara real time bagi wajib pajak.



Tinggalkan Balasan