Ternate, Delangi.com – Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) optimistis capaian penerimaan pajak daerah akan memenuhi target hingga akhir tahun 2025.

Beragam inovasi dan strategi penagihan dilakukan untuk mendorong peningkatan pendapatan asli daerah, salah satunya melalui program jemput bola dan pembukaan loket pembayaran di ruang publik.

Kepala BP2RD Kota Ternate, Mochtar Hasim, mengatakan upaya jemput bola ke rumah warga dan penyediaan “Pojok Pajak” di kawasan Car Free Day menjadi langkah nyata memperluas akses layanan pembayaran pajak.

“Kegiatan ini akan digelar secara berkelanjutan untuk mengoptimalkan pendapatan di sektor pajak,” ujar Mochtar saat ditemui di lokasi Car Free Day, Minggu (02/11/2025).

Selain menjalin koordinasi dengan aparatur kecamatan dan kelurahan untuk optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), BP2RD juga memperluas layanan pembayaran di sejumlah titik strategis kota.

Hingga akhir Oktober 2025, realisasi pajak daerah telah mencapai 82,31 persen dari target tahunan. Capaian tersebut mencakup penerimaan dari berbagai jenis pajak, seperti pajak hotel, restoran, BPHTB, PBB-P2, pajak air tanah, reklame, dan pajak hiburan.

“Capaian ini tidak lepas dari kontribusi para wajib pajak yang menyelesaikan tunggakan mereka. Kami berterima kasih atas kepatuhan tersebut, karena turut mendorong peningkatan pendapatan daerah,” tambah Mochtar.

Menurutnya, pembukaan Pojok Pajak di area Car Free Day juga terbukti efektif. Pada kegiatan perdana, sebanyak 141 wajib pajak melakukan pembayaran, mayoritas untuk PBB-P2.

BP2RD juga berencana memperluas layanan dengan membuka loket pembayaran di area pasar, mal, dan titik-titik keramaian lainnya. Selain itu, sosialisasi pajak kepada masyarakat terus digencarkan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik.

Dengan tren penerimaan yang terus meningkat pada awal November ini, Mochtar optimistis target pendapatan pajak daerah dapat tercapai sesuai harapan.

“Tren kenaikan terlihat di hampir semua sektor pajak, baik PBB-P2, BPHTB, pajak hiburan, maupun pajak air tanah dan reklame. Kami yakin hingga akhir tahun target penerimaan bisa terpenuhi,” tutupnya.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter