Delangi.com– Wapres RI Gibran Rakabuming Raka. dijadwalkan kunjungi Halmahera Timur Maluku Utara, pada Rabu 15 Oktober 2025. Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda pemerintah pusat di kawasan timur Indonesia. Di mana, Gibran akan meninjau proyek irigasi di Desa Akedaga, Kecamatan Wasile Timur.
Bupati Halmahera Timur. Ubaid Yakub menyampaikan. Proyek irigasi tersebut merupakan program strategis pemerintah pusat terkait ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas pertanian di kawasan timur Indonesia. Hal ini disampaikan Bupati di Aula kantor Bupati pada kamis (9/10/2025).
Suryanto Rauf yang kini aktif sebagai Ketua Umum BPL HMI Cabang Ternate. Dan sebagai Penasehat Kerununan Pelajar dan Mahasiswa Gotowasi ( KPM-Gotowasi ) Halmahera Timur. Menolak kedatangan Wakil Presiden di bumi Halmahera Timur.
Alasannya penolakannya adalah karena Wakil Presiden tidak mencermin sosok pemimpin yang baik bagi anak muda yang menjadi tumpuan harapan bagi masa depan demokrasi Indonesia.
Suryanto Rauf juga menyayangkan, langka bupati yang lebih memilih menyambut kedatangan Wakil presiden dari pada fokus untuk mengeluarkan 11 Warga Adat Maba sangadji yang dikriminalisasi oleh PT Position dikabupaten Halmahera Timur.
Bagi Suryanto Rauf Wakil presiden telah mencederai nilai-nilai demokrasi dibanggsa ini, yang mana hanya karena kekuasaan dan ambisi segala cara pun dilakukan.
Disisi yang lain Mahasiswa Asal Gotowasi ini juga menduga kunjungan Wakil Presiden di Halmahera Timur tersebut, karena untuk mengkonfirmasi Pembangunan Pabrik Smelter yang akan dibangun di Desa Soagimalaha, yang berbatasan langsung dengan desa Gotowasi. Pabrik ini lebih besar dari pabrik yang dimiliki PT Iwip, karena menginvestasikan dana sebesar 189 T.
Suryanto Rauf Selaku Mahasiswa dan Putra Asli Halmahera Timur menolak keras kedatangan Wakil Presiden di tanggal 15 Oktober Esok hari



Tinggalkan Balasan