Ternate, Delangi.com – Harga sejumlah bahan pangan di Maluku Utara kembali mengalami kenaikan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga bawang merah tercatat menembus Rp66.250 per kilogram di pasar tradisional wilayah Maluku Utara pada Sabtu (04/10/2025).

Selain bawang merah, komoditas lain seperti cabai rawit merah juga mengalami kenaikan signifikan dan kini dijual dengan harga Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau berada di kisaran Rp80.000 per kilogram, dan cabai merah keriting dijual sekitar Rp60.000 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium, harga saat ini masih bertahan di angka Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah berkisar antara Rp14.000 hingga Rp16.250 per kilogram. Adapun daging ayam ras segar dijual Rp. 43.250 per kilogram, dan daging sapi segar stabil di kisaran Rp145.000 per kilogram.

Harga minyak goreng curah juga naik menjadi Rp22.000 per liter, sementara minyak goreng kemasan berkisar antara Rp20.250 hingga Rp25.000 per liter. Untuk gula pasir lokal, harga berada di angka Rp. 20.500 per kilogram.

Sejumlah pedagang di Kota Ternate mengaku, kenaikan harga beberapa komoditas disebabkan oleh pasokan yang menurun dari daerah penghasil, terutama bawang merah dan cabai. “Pengiriman agak terlambat, jadi stok di pasar menipis,” ujar salah satu pedagang di Pasar Higienis Ternate.

Kenaikan harga ini turut menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang akhir pekan di mana kebutuhan rumah tangga meningkat. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah pengendalian harga agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter