Ternate, Delangi.com – Genap satu dekade Asriadi A. Said menapaki jalan pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan 2015 itu meniti karier dengan penuh dedikasi, dari awal bertugas di Kementerian Dalam Negeri hingga kembali mengabdi di tanah kelahirannya, Kabupaten Halmahera Selatan.

Perjalanan Asriadi dimulai pada 2015 saat ditempatkan di Kemendagri. Setahun kemudian, ia memilih pindah ke Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, sesuai daerah asal pendaftarannya ketika mengikuti seleksi IPDN. Penempatan pertama di Sekretariat DPRD, khususnya Bagian Risalah, Persidangan, dan Perundang-undangan, menjadi pintu awal pengabdiannya di birokrasi daerah.

Sejak itu, ia dikenal sebagai sosok dengan disiplin dan etos kerja tinggi. Kariernya pun menanjak. Asriadi pernah dipercaya menjadi Kasubbag Protokol DPRD Halsel (2019–2021), Kasubbag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Halsel (2021–2022), hingga menjabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Halsel pada 2023–2024.

Tak hanya menjalankan tugas administratif, Asriadi juga terlibat dalam sejumlah inovasi. Ia menjadi konseptor Media Center Pemda Halsel pada 2023 dan menggagas pelayanan keprotokolan berbasis inovasi bagi pimpinan daerah. Upaya itu berbuah penghargaan dari berbagai lembaga, antara lain Media Center Terbaik kategori Kontribusi Berita dari Kementerian Kominfo pada Anugerah Media Center 2023, serta penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia di tahun yang sama.

Selain itu, ia juga tercatat sebagai peraih penghargaan Admin Terbaik se-Maluku Utara pada pelaporan LHKPN DPRD Halsel (2019–2021), serta masuk 10 besar terbaik dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan VI di PPSDM Regional Makassar pada 2023.

Bagi Asriadi, profesi ASN bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah. “Perjalanan saya selama satu dekade ini diwarnai banyak pengalaman dan tantangan. Perubahan regulasi, dinamika birokrasi, serta tuntutan layanan publik membentuk kami menjadi pribadi yang matang dan profesional,” ujarnya.

Ia pun berharap momentum 10 tahun pengabdian ini menjadi refleksi bagi seluruh angkatan 22 IPDN untuk tetap menjadi teladan dan motor penggerak birokrasi yang melayani, transparan, dan responsif. “Angkatan 22 adalah generasi yang tumbuh di era perubahan besar. Semoga semangat pengabdian terus kita junjung tinggi, di mana pun kita bertugas,” tutupnya Asriadi.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter