Delangi.com – Kasus meninggalnya Karya Listyanti Pertiwi, pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Halmahera Timur, yang sebelumnya menyisakan tanda tanya, kini mulai menemui titik terang. Rekan kerja korban, seorang pria berinisial AH (27), menyerahkan diri ke Polda Maluku Utara setelah diduga sebagai pelaku pembunuhan.

Karya ditemukan tak bernyawa di rumah dinasnya di Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, pada Kamis sore, 31 Juli 2025. Penemuan itu terjadi setelah korban tak kembali ke kantor pasca cuti kerja sejak 21 hingga 25 Juli. Rekan-rekan yang khawatir atas ketidakhadirannya selama tiga hari berturut-turut, akhirnya mendatangi rumah dinasnya dan menemukan korban telah meninggal dalam kondisi mengenaskan di atas tempat tidur.

AH menyerahkan diri pada Minggu malam, 4 Agustus 2025, sekitar pukul 22.00 WIT. Ia datang langsung ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara. Kepala Bidang Humas Polda Malut, Kombes Pol Michael Irwan Thamsil, membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa AH sedang diperiksa intensif oleh penyidik.

“Benar, yang bersangkutan menyerahkan diri dan saat ini sedang kami mintai keterangan,” ujarnya.

Meski demikian, motif di balik dugaan pembunuhan ini belum sepenuhnya terungkap. Polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan dan belum memberikan keterangan lebih detail mengenai hubungan antara korban dan pelaku.

Karya, ASN asal Magelang, dikenal sebagai sosok yang tertutup namun berdedikasi tinggi dalam pekerjaan. Kepergiannya yang tragis mengejutkan banyak pihak, khususnya rekan-rekan seprofesi di lingkungan BPS Halmahera Timur.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi sembari menunggu hasil penyidikan lebih lanjut dan proses hukum yang sedang berjalan.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter