Ternate, Delangi.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menghentikan sementara aktivitas di Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate setelah gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang wilayah Ternate, Kamis (02/04/2026) pagi.

Penghentian operasional dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan pekerja, pengguna jasa, serta fasilitas di kawasan pelabuhan.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Ternate, Anwar Pae, mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan sebagian besar fasilitas utama di TPK Ternate berada dalam kondisi aman.

“Kami telah melakukan pengecekan awal terhadap fasilitas utama di Terminal Peti Kemas Ternate pascagempa. Hasil sementara menunjukkan alat bongkar muat jenis quay container crane, lantai dermaga, container yard, gerbang, dan bangunan kantor dalam kondisi aman dan tidak mengalami pergeseran maupun retakan,” ujar Anwar, Kamis.

Menurut dia, saat gempa terjadi terdapat satu kapal yang sedang bersandar di dermaga, yakni KM Pratama Mas. Namun, tidak terjadi insiden maupun kecelakaan akibat guncangan tersebut.

Sebagai langkah mitigasi, operasional di terminal yang berada di Ternate itu dihentikan sementara hingga ada kepastian bahwa seluruh fasilitas aman digunakan.

Pelindo Regional 4 Ternate juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Ternate untuk memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan potensi dampak lanjutan di wilayah tersebut.

“Kami menghentikan sementara kegiatan operasional hingga terdapat kepastian kondisi aman berdasarkan evaluasi teknis lanjutan dan arahan pihak terkait. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi darurat,” kata Anwar.

Pelindo memastikan pemantauan terhadap kondisi fasilitas akan terus dilakukan secara berkala. Perusahaan juga mengimbau seluruh pengguna jasa dan pihak terkait untuk tetap tenang serta mengikuti arahan petugas di lapangan sampai situasi dinyatakan sepenuhnya aman.

Pelindo berkomitmen untuk memastikan seluruh fasilitas pelabuhan tetap dalam kondisiaman dan siap beroperasi kembali setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan,tutupnya.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter