Halmahera Selatan, Delangi.com-  Seorang wartawan media Fakta62-Info, Said, yang bertugas di Kabupaten Halmahera Selatan, mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan yang terjadi di Desa Dowora, Kecamatan Gane Barat Selatan, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 11.20 WIT.

Peristiwa tersebut terjadi di depan salah satu rumah duka di Desa Dowora. Korban menduga insiden yang dialaminya berkaitan dengan pemberitaan mengenai dugaan praktik pemboman ikan di perairan Desa Dowora yang sebelumnya diterbitkan oleh media tempatnya bekerja.

“Kejadian yang saya alami diduga berkaitan dengan pemberitaan yang dimuat di media Fakta62-Info beberapa waktu lalu,” ujar Said kepada wartawan.

Menurut keterangan korban, terduga pelaku berinisial Sukri, warga Desa Dowora, yang disebut-sebut terkait dengan isu yang diberitakan. Said mengaku saat itu sedang berada di lokasi sambil menggunakan telepon genggam ketika pelaku datang dan diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap dirinya.

“Saya sedang santai bermain handphone, kemudian pelaku datang dan langsung melakukan pemukulan terhadap saya,” kata Said.

Akibat kejadian tersebut, korban segera melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pemerintah desa setempat. Selain itu, laporan resmi juga telah disampaikan kepada Polsek Gane Barat Selatan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kasus ini sudah saya laporkan ke Kapolsek Gane Barat Selatan agar dilakukan penyelidikan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga persoalan ini dapat terungkap secara jelas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terduga pelaku maupun kepolisian terkait dugaan penganiayaan tersebut.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter