Ternate, Delangi.com- Sebagai mahasiswa asal Halmahera Timur, saya menilai bahwa Pemerintah Daerah Halmahera Timur belum menunjukkan keseriusan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM). Jika pengembangan SDM benar-benar menjadi prioritas, maka kebijakan pemerintah seharusnya berorientasi pada perluasan akses pendidikan yang mudah, layak, dan terjangkau bagi seluruh anak-anak Halmahera Timur, khususnya mereka yang sedang menempuh pendidikan tinggi.

Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan masa depan daerah dan bangsa. Oleh karena itu, sektor pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Namun, realitas yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kebutuhan dasar mahasiswa masih sangat minim.

Salah satu buktinya adalah kondisi asrama mahasiswa Halmahera Timur di Kota Ternate yang semakin memprihatinkan. Asrama yang selama ini menjadi tempat tinggal mahasiswa saat menjalani perkuliahan tidak mendapatkan perhatian yang memadai dari pemerintah daerah. Hingga saat ini, belum terlihat adanya upaya serius untuk melakukan renovasi maupun perbaikan terhadap fasilitas tersebut.

Padahal, terdapat tiga asrama mahasiswa Halmahera Timur yang berada di Kota Ternate, yaitu di Kelurahan Sasa, Jambula, dan Stadion. Ketiga asrama tersebut saat ini berada dalam kondisi yang terbengkalai dan tidak lagi memberikan kenyamanan bagi para penghuninya. Kondisi ini tentu sangat memengaruhi aktivitas belajar mahasiswa yang membutuhkan lingkungan tempat tinggal yang layak dan mendukung proses pendidikan.

Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Daerah Halmahera Timur justru lebih memprioritaskan pembangunan Asrama BPK dan Gedung Fayfiye Unkhair di Kota Ternate. Kebijakan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan mahasiswa, karena masih banyak kebutuhan pendidikan yang lebih mendesak untuk dipenuhi, termasuk renovasi dan penambahan fasilitas asrama mahasiswa.

Bagi kami, keberadaan asrama mahasiswa bukan sekadar bangunan fisik, melainkan bagian penting dari dukungan pemerintah terhadap peningkatan kualitas SDM daerah. Asrama menjadi sarana yang membantu mahasiswa mengurangi beban biaya hidup serta memperoleh tempat tinggal yang layak selama menempuh pendidikan.

Dengan kemampuan anggaran daerah yang tersedia melalui APBD, kami berharap pemerintah dapat menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama. Renovasi asrama yang sudah ada, serta pembangunan asrama baru yang representatif, merupakan langkah nyata yang lebih berdampak langsung terhadap pengembangan SDM Halmahera Timur.

Karena itu, kami meminta Pemerintah Daerah Halmahera Timur untuk mengevaluasi kembali skala prioritas pembangunan dan memberikan perhatian yang lebih serius terhadap kebutuhan mahasiswa. Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari banyaknya gedung yang dibangun, tetapi juga dari seberapa besar komitmen pemerintah dalam menjamin akses pendidikan dan meningkatkan kualitas generasi muda.

Selamat Hari Ulang Tahun Kabupaten Halmahera Timur ke-23. Semoga semakin maju, semakin peduli terhadap pendidikan, dan semakin berkomitmen dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan daerah.

Dilfan Najim: Presiden BEM Ekonomi Unkhair Ternate

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter