Ternate, Delangi.com – Maluku Utara kembali dihadapkan pada ancaman cuaca ekstrem. Masyarakat di berbagai wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan lebat dan gelombang laut tinggi dalam beberapa hari ke depan.

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Sultan Babullah Ternate memprakirakan sebagian besar wilayah Maluku Utara akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang berpotensi disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diperkirakan terjadi pada 11–12 Maret dan dapat meluas ke berbagai daerah di provinsi tersebut.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, hingga Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu. Intensitas hujan diprediksi fluktuatif, bisa terjadi mulai pagi, siang, hingga malam hari.

Selain hujan lebat, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai peningkatan tinggi gelombang laut di sejumlah perairan. Kondisi ini dapat memengaruhi keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan dan pengguna transportasi laut.

BMKG menjelaskan bahwa dinamika atmosfer skala global dan regional masih memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia bagian timur, termasuk Maluku Utara. Fenomena tersebut memicu pembentukan awan hujan yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem.

Dampak dari cuaca ini tidak hanya sebatas hujan deras. BMKG mengingatkan kemungkinan munculnya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga menurunnya jarak pandang akibat hujan lebat.

Karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Warga juga diimbau untuk terus memantau informasi resmi perkembangan cuaca serta menjaga lingkungan, termasuk memastikan saluran air tidak tersumbat guna meminimalkan risiko banjir.

Dengan kondisi cuaca yang masih dinamis, kewaspadaan menjadi kunci utama agar potensi dampak buruk dapat diminimalkan.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter