Halmahera Selatan, Delangi.com – Penumpang dan awak kapal Intim Teratai yang mengalami musibah kapal kandas di atas batu di teluk antara Desa Sabale dan desa sekitarnya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Desa Sabale atas bantuan dan kepedulian yang diberikan dalam proses evakuasi.

Salah satu korban, Akmal Iskandar Alam, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh warga yang terlibat dalam penyelamatan penumpang maupun awak kapal.

“Kami sangat berterima kasih dan bersyukur atas perhatian serta budi baik seluruh warga Desa Sabale yang membantu kami dari dampak musibah ini,” ujar Akmal, Selasa (17/02/2026).

Menurut Akmal, bantuan datang dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari kepala desa dan perangkat desa, imam, tokoh masyarakat, pemuda, hingga para ibu rumah tangga. Mereka bersama-sama membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

Musibah kapal kandas tersebut terjadi di perairan teluk antara Desa Sabale dan desa tetangga, saat kapal Intim Teratai tengah berlayar membawa penumpang. Meski mengalami insiden, seluruh penumpang berhasil dievakuasi berkat respons cepat warga setempat.

Akmal menilai kepedulian masyarakat Desa Sabale menjadi bukti kuatnya solidaritas sosial dalam menghadapi situasi darurat. “Tanpa bantuan warga, proses evakuasi tentu akan lebih sulit. Kami benar-benar merasakan kepedulian dan kebersamaan,” katanya.

Ia berharap semangat gotong royong tersebut terus terjaga dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah pesisir.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter