Ternate, Delangi.com – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, akan menggelar gerakan bersih-bersih lingkungan bertajuk Sigofi Gam secara serentak pada Kamis (12/02/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari warga di tingkat kelurahan dan kecamatan hingga wilayah terluar Kota Ternate.
Koordinator Program Sigofi Gam, Rizal Marsaoly, mengatakan gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam rapat koordinasi seluruh kepala daerah yang digelar di Sentul, Jakarta. Program ini juga sejalan dengan agenda Pemerintah Kota Ternate dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Sigofi Gam adalah gerakan bersama. Setiap kampung bertanggung jawab atas kebersihan lingkungannya masing-masing, mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga seluruh wilayah Kota Ternate,” kata Rizal, Rabu (11/02/2026).
Ia menjelaskan, sehari sebelum pelaksanaan kegiatan, Wali Kota Ternate akan menggelar agenda Rabu Menyapa di Benteng Oranje. Dalam kegiatan tersebut, wali kota akan menyapa armada fungsional, lurah, camat, serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Sigofi Gam.
Kegiatan puncak Sigofi Gam akan dimulai pada Kamis pukul 07.00 WIT. Seluruh warga di setiap kelurahan dan kecamatan akan dilibatkan dalam kerja bakti secara kolaboratif, termasuk masyarakat di wilayah Batang Dua, Moti, dan Hiri.
“Seluruh pihak akan turun bersama. Masing-masing wilayah mengoordinasikan kegiatan di lingkungannya. Unsur yang terlibat antara lain TNI dan Polri, instansi vertikal seperti perbankan, Telkom, jaringan ritel, hingga sekolah-sekolah,” ujar Rizal.
Menurut dia, gerakan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum tertentu.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, turut mengimbau masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut. Kebersihan merupakan hal utama. Pemerintah hanya sebagai pemantik, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT dan RW,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan