Ternate, Delangi.com- Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai mendorong percepatan modernisasi sektor perikanan melalui program bantuan mesin kapal bagi nelayan. Gubernur Sherly Tjoanda menargetkan penyaluran hingga 1.000 unit mesin kapal setiap tahun sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-53 Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia di Ternate. Pemerintah menilai besarnya potensi perikanan Maluku Utara belum dimanfaatkan maksimal karena keterbatasan modal dan alat tangkap yang dimiliki nelayan.
Melalui APBD 2026, Pemprov menyiapkan 450 unit mesin tempel berkapasitas 15–20 PK. Skema bantuan tahun ini juga mengalami perubahan. Jika sebelumnya bantuan diberikan dalam bentuk kapal utuh, kini pemerintah berkolaborasi dengan perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), di mana pemerintah menyediakan mesin sementara pembangunan kapal dibiayai lewat akses pembiayaan bagi nelayan.
Sejak program disosialisasikan pada Maret 2026, ratusan nelayan telah bergabung dan sebagian telah memperoleh pencairan KUR untuk pembangunan kapal. Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat terus meningkat melalui dukungan APBD Perubahan serta pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Selain pengadaan alat tangkap, pemerintah juga menyiapkan penguatan ekosistem perikanan melalui pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan nelayan serta perlindungan sosial bagi pekerja sektor perikanan.


Tinggalkan Balasan