Delangi.com – Dari Desa Maba Sangaji, Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur, muncul sosok muda yang menginspirasi dunia literasi dan pendidikan bahasa Inggris. Ia adalah Trijan Abdul Halim, lulusan Sastra Inggris Universitas Khairun Ternate tahun 2019.

Selain dikenal sebagai penulis, Trijan juga aktif mengabdikan diri di bidang pendidikan. Saat ini ia sedang menulis buku biografi berjudul “Muh Nuh; Sang Visioner” yang menceritakan sosok Muh Nuh, figur lokal yang dianggapnya berpengaruh besar terhadap pandangan hidup dan kepemimpinannya.

Tidak berhenti di dunia kepenulisan, Trijan juga turun langsung mengajar bahasa Inggris untuk siswa sekolah dasar di Kecamatan Kota Maba. Hal ini berangkat dari keprihatinannya terhadap masih minimnya tenaga pengajar bahasa Inggris di sekolah-sekolah daerah.

Untuk menjawab tantangan tersebut, bersama empat rekannya ia mendirikan Position English Club, sebuah komunitas belajar bahasa Inggris di luar sekolah. Program ini mendapat dukungan PT Position melalui skema Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), yang menyediakan bahan ajar, fasilitas belajar, hingga kesempatan mengikuti lomba berbahasa Inggris.

Metode pembelajaran yang diterapkan cukup unik, yaitu dengan pendekatan outdoor learning dan learning by playing. Anak-anak diajak belajar diluar kelas di taman, lapangan, bahkan pantai serta dibekali keterampilan public speaking lewat puisi, pidato, drama, hingga menjadi MC dalam bahasa Inggris.

Upaya ini mulai membuahkan hasil. Tiga siswa binaan Trijan dan rekannya, Sri Wahyuni, berhasil meraih prestasi di ajang Semarak HUT RI ke-80 tingkat pelajar. Mereka adalah Yasmin Amira (juara pidato dan puisi), Indriyani (juara MC), dan Sunan (juara puisi). Semua penampilan mereka disampaikan dalam bahasa Inggris.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan kreatif dari akar rumput mampu melahirkan prestasi. Trijan sendiri menegaskan bahwa menulis dan mengajar bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga tentang merawat ingatan dan menyiapkan masa depan generasi muda.

Dengan karya sastra dan dedikasinya, Trijan Abdul Halim menjadi contoh nyata bahwa pemuda desa bisa tampil sebagai agen perubahan melalui kata, karya, dan pengabdian.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter