Ternate, Delangi.com – Tim peneliti dari Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Literasi Budaya dan Sejarah Lokal” di Gedung Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unkhair, Kamis (09/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan literasi budaya serta sejarah lokal di Provinsi Maluku Utara.
FGD ini menghadirkan Prof. Susanto Zuhdi, S.S., M.Hum., Guru Besar Universitas Indonesia, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Prof. Susanto menegaskan pentingnya memahami sejarah lokal sebagai upaya memperkuat jati diri dan karakter bangsa.
“Sejarah lokal dapat memperlihatkan karakter bangsa yang lebih luas. Karena itu, penting bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai sejarahnya sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam menyongsong Generasi Emas 2045, generasi muda Indonesia perlu dibekali literasi yang kuat tidak hanya untuk berpikir kritis, tetapi juga agar memiliki kecerdasan historis dan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa.
Selain pelaksanaan FGD, tim peneliti UI yang terdiri atas Dr. Noor Fatia Lastika Sari dan Maaike Ira Puspita, S.Hum., M.Si., bersama tim peneliti Unkhair yakni Dr. Abd Rahman, S.S., M.Si. dan Mustafa Mansyur, S.S., M.Hum., juga akan melanjutkan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat ke Kecamatan Jailolo dan Loloda, Kabupaten Halmahera Barat.
Kegiatan FGD ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan II FIB Unkhair, Hudan Irsyadi Yusuf, Dr. Farida Maricar, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Maluku Utara, Komunitas Orang Loloda, Kerukunan Keluarga Loloda, serta Jogugu Loloda.
Sejalan dengan kegiatan tersebut, draf naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Universitas Indonesia dan Universitas Khairun juga tengah difinalisasi. PKS ini menjadi langkah konkret dalam implementasi pengembangan Indeks Kinerja Utama (IKU) institusi melalui kegiatan pengabdian masyarakat.
Saat ini, draf PKS telah direviu oleh pihak UI dan menunggu tanggapan resmi dari FIB Unkhair sebelum dilakukan penandatanganan dalam waktu dekat.
Melalui kerja sama ini, UI dan Unkhair berkomitmen memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam bidang riset, inovasi sosial, serta pelestarian nilai budaya dan sejarah lokal di Maluku Utara. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam membangun kesadaran budaya dan karakter kebangsaan di tingkat lokal maupun nasional.


Tinggalkan Balasan