Ternate, Delangi.com – Gerak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan 7,6 magnitudo, Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, langsung membuka posko tanggap darurat untuk melayani warga yang terdampak dan mengalami kerusakan rumah, Kamis (02/04/2026).

Posko tanggap darurat tersebut dipusatkan di eks Kantor Wali Kota Ternate, yang difungsikan sebagai pusat informasi, pendataan kerusakan, serta pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pasca gempa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, H. Rizal Marsaoly, mengatakan pembukaan posko ini merupakan langkah cepat Pemkot untuk memastikan seluruh kebutuhan dan informasi masyarakat terdampak dapat terlayani secara terkoordinasi.

“Hari ini pemkot langsung membuat posko di eks kantor wali kota untuk update informasi gempa. Kami juga diminta oleh pak wali kota untuk terus berkoordinasi, khususnya di Kecamatan Pulau Batang Dua,” ujar Rizal.

Rizal mengungkapkan, sementara ini wilayah yang paling terdampak signifikan berada di Kecamatan Pulau Batang Dua, dengan laporan kerusakan pada lima rumah ibadah serta sejumlah rumah warga.

Untuk memastikan data kerusakan lebih akurat, Pemkot Ternate terus melakukan pendataan melalui koordinasi intensif bersama BPBD, Basarnas, serta BMKG.

Selain pendataan, pemerintah daerah juga merencanakan untuk meninjau langsung kondisi di wilayah Batang Dua guna melihat situasi terkini di lapangan.

“Mungkin hari ini kami berencana ke Batang Dua siang atau sore untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ungkapnya.

Pemkot Ternate mengimbau masyarakat agar memanfaatkan posko yang telah disediakan, serta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun lembaga terkait, guna menghindari kepanikan dan penyebaran informasi yang tidak valid.

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter