Ternate, Delangi.com- Gelombang aksi mahasiswa kembali muncul di Kota Ternate dengan mengusung tema Reformasi Jilid II. Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menyampaikan sedikitnya 16 poin tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah sebagai bentuk kritik atas situasi sosial, ekonomi, dan kebijakan publik yang dinilai belum berpihak pada kepentingan rakyat.  

Aksi berlangsung dengan membawa berbagai isu nasional dan daerah, mulai dari persoalan ekonomi, tata kelola sumber daya, pendidikan, hingga agenda penegakan demokrasi. Mahasiswa menilai kondisi saat ini membutuhkan evaluasi menyeluruh agar arah pembangunan lebih menjamin keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat.  

Melalui gerakan yang mereka sebut sebagai semangat reformasi lanjutan, mahasiswa juga memberi tekanan moral kepada pemerintah agar tidak mengabaikan aspirasi publik. Mereka menegaskan bahwa ruang demokrasi harus tetap dijaga dan kebijakan negara perlu dibangun melalui partisipasi masyarakat yang lebih luas.  

Aksi tersebut menjadi bagian dari dinamika gerakan mahasiswa yang kembali menempatkan isu pengawasan terhadap kekuasaan sebagai agenda utama dalam ruang publik.  

Delangi Indonesia.com
Editor
Delangi Indonesia.com
Reporter