Ternate, Delangi.com- Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, kembali melaksanakan agenda rutin “Rabu Menyapa” yang kali ini digelar di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Ternate, Rabu (3/6/2026) pagi.
Kegiatan yang merupakan inisiatif pejabat tertinggi ketiga di Pemerintah Kota Ternate tersebut tidak hanya menjadi wadah konsolidasi antar-pegawai, tetapi juga berfungsi sebagai sarana silaturahmi serta pemantauan langsung terhadap pelaksanaan program kerja di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).
Apel pagi “Rabu Menyapa” yang berlangsung di halaman kantor DP3A tersebut dihadiri Kepala DP3A Kota Ternate Mardjorie S. Amal, para pejabat struktural dan fungsional, serta puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan dinas tersebut.
Dalam arahannya, Sekda Rizal menegaskan pentingnya kebersamaan, soliditas, dan komitmen seluruh jajaran dalam mendukung keberhasilan program Pemerintah Kota Ternate pada periode “Ternate Andalan” jilid II.
Ia juga menekankan perlunya evaluasi kinerja internal secara berkala serta peningkatan disiplin aparatur di lingkungan DP3A Kota Ternate.
Rizal menyampaikan bahwa memasuki tahun kedua implementasi visi Ternate Mandiri dan Berkeadilan, seluruh OPD, termasuk DP3A, harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah berjalan.
“Evaluasi tahun pertama harus dilakukan secara serius, terutama terkait pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta pencapaian indikator kinerja utama sebagaimana tertuang dalam RPJMD,” ujarnya.
Mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu juga mengingatkan agar jajaran DP3A tidak bersikap pasif dalam menjalankan program kerja. Menurutnya, evaluasi tidak boleh hanya dilakukan di akhir periode, melainkan harus menjadi proses yang berjalan secara berkelanjutan.
“Evaluasi tidak boleh menunggu selesai program, tetapi harus dilakukan setiap hari agar capaian kinerja dapat dipantau secara jelas dan real time,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mendeteksi lebih awal berbagai kendala dalam pelaksanaan program, sehingga implementasi di lapangan dapat berjalan lebih optimal.
Selain itu, Sekda juga menyoroti pentingnya disiplin kerja, khususnya ketepatan waktu sebagai dasar dalam mendukung efektivitas pelaksanaan program strategis pemerintah daerah.
Kegiatan “Rabu Menyapa” kemudian ditutup dengan arahan agar jajaran DP3A memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak, terutama aparatur kecamatan dan kelurahan, dalam mendukung pelaksanaan program jam malam bagi remaja di Kota Ternate.
Ia juga menyoroti masih adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kota Ternate dan menilai hal tersebut perlu mendapat perhatian serius serta penanganan yang lebih optimal.
“Hal ini harus menjadi perhatian bersama dan ditangani secara serius serta berkelanjutan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Sekda kembali menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur. Ia juga menginstruksikan pelaksanaan apel pagi setiap hari Senin di lingkungan DP3A sebagai upaya memperkuat solidaritas dan silaturahmi antarpegawai.


Tinggalkan Balasan