Ternate, Delangi.com- Pemerintah Kota Ternate menginstruksikan seluruh lurah untuk memulai aktivitas kerja dengan melakukan pemantauan langsung di wilayah masing-masing sebelum menjalankan tugas administrasi di kantor. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat segera ditangani.
Melalui pola kerja tersebut, para lurah diharapkan turun ke lapangan sejak pagi guna memantau kondisi kebersihan lingkungan, ketertiban, keamanan, infrastruktur, hingga pelayanan dasar yang menjadi kebutuhan warga. Setelah memastikan kondisi wilayah, lurah kemudian melanjutkan pekerjaan administratif di kantor.
Pemerintah Kota Ternate menilai kehadiran lurah di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari upaya membangun pelayanan yang lebih responsif. Dengan mengetahui kondisi lapangan secara langsung, berbagai persoalan dapat segera diidentifikasi dan dikoordinasikan penyelesaiannya dengan perangkat daerah terkait.
Kebijakan ini juga diharapkan memperkuat komunikasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Selain menerima laporan dari warga, lurah didorong untuk aktif menemukan persoalan di lapangan sehingga pelayanan tidak hanya bersifat menunggu aduan, tetapi juga proaktif dalam memberikan solusi.
“Pelayanan publik yang baik harus diawali dengan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu, lurah perlu memastikan kondisi wilayahnya setiap pagi agar setiap persoalan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” demikian penegasan pemerintah dalam arahannya kepada seluruh lurah.
Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Kota Ternate berharap kualitas pelayanan di tingkat kelurahan semakin efektif, cepat, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.


Tinggalkan Balasan