Delangi.com – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengajak para orang tua untuk mengantar anak-anak mereka pada hari pertama masuk sekolah yang jatuh pada Senin (06/07/2026).
Menurutnya, kehadiran orang tua di momen tersebut memiliki arti penting dalam membangun rasa percaya diri anak saat memulai jenjang pendidikan baru.
Ajakan itu disampaikan Sherly melalui sebuah video yang diunggah di media sosial pada Minggu (5/7/2026). Dalam pesannya, ia mengatakan bahwa hari pertama sekolah bukan sekadar tentang mengenakan seragam atau membawa perlengkapan baru, tetapi menjadi awal perjalanan anak memasuki lingkungan yang lebih luas.
“Hari pertama sekolah adalah langkah kecil seorang anak memasuki dunia yang lebih besar. Pada langkah pertama itu, mereka membutuhkan wajah yang paling mereka percaya, yaitu ayah dan ibunya,” ujar Sherly.
Menurut Sherly, kehadiran orang tua tidak hanya sebatas mengantar anak hingga gerbang sekolah, tetapi juga menjadi bentuk dukungan emosional yang akan membekas dalam ingatan mereka.
Ia mengatakan, anak yang didampingi orang tua akan merasa lebih percaya diri dan yakin untuk memulai pengalaman baru di lingkungan sekolah.
“Melalui kehadiran orang tua, anak akan merasa tidak sendiri dan yakin bahwa mereka mampu melangkah meraih masa depan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sherly juga mengajak masyarakat Maluku Utara mendukung gerakan “Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah” sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam mendampingi proses pendidikan anak sejak hari pertama.
Untuk mendukung gerakan tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan kebijakan khusus kepada aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan pemerintah provinsi yang memiliki anak memasuki jenjang pendidikan baru.
Mereka diperbolehkan datang terlambat ke kantor pada Senin (06/07/2026) agar dapat mengantar anak ke sekolah terlebih dahulu.
Sherly menilai pekerjaan masih dapat diselesaikan pada waktu lain, sedangkan kesempatan mendampingi anak di hari pertama sekolah merupakan momen yang tidak dapat terulang.
“Anak-anak mungkin akan lupa pelajaran di hari pertama atau siapa teman sebangkunya, tetapi mereka akan selalu mengingat siapa yang menggenggam tangannya ketika mulai berani melangkah,” ujarnya.
Di akhir pesannya, Sherly menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik yang memulai tahun ajaran baru. Ia berharap anak-anak di Maluku Utara tumbuh menjadi generasi yang berani belajar, berani bermimpi, dan mampu meraih cita-cita.
“Jangan hanya mengantar anak ke sekolah, tetapi antarkan mereka menuju masa depan,” tutup Sherly.


Tinggalkan Balasan